Tujuan Melakukan Suatu Penelitian
Tujuan Melakukan Suatu Penelitian
Penelitian
adalah sesuatu yang perlu dalam kehidupan manusia. Bahkan dunia yang sekarang ini
tidak terlepas dari sentuhan penelitian, uji coba, maupun eksperimen. Singkatnya
ialah penelitian adalah hal yang wajar dilakukan oleh seseorang maupun oleh sebuah
institusi terkait.
Tujuan
penelitian adalah karena adanya sesuatu yang diuji dan diselidiki untuk diketahui
kebenarannya yang lebih lanjut akan sesuatu. Nazir memberikan pemaparan mengenai
fungsi dalam kegunaan penelitian yaitu sebagai berikut:
Kegunaan penelitian ialah untuk menyelidiki
keadaan dari, alasan untuk, dan konsekuensi terhadap suatu set[1]
keadaan khusus. Keadaan tersebut bisa saja dikontrol melalui percobaan (eksperimen)
ataupun berdasarkan observasi tanpa kontrol. Peneliti memegang peranan yang amat
penting dalam memberikan fondasi terhadap tindak serta keputusan dalam aspek pembangunan.
Adalah sangat sulit, bahkan tidak mungkin sama sekali untuk memperoleh data yang
terpercaya yang dapat digunakan dalam perencanaan pembangunan, jika penelitian
tidak pernah diadakan, serta kenyataan-kenyataan tidak pernah diuci lebih dahulu
melalui penelitian.[2]
Dalam
sebuah penelitian tentunya membutuhkan sebuah metode yang dipilih dan dipakai dalam
mengerjakan. Metode yang baik dan pengerjaan yang baik, akan sangat menolong seorang
peneliti untuk menyelesaikan penelitian. Oleh sebab itu, metode penelitian yang
akan dipilih sangat membutuhkan kualitas atau hasil penelitian pada akhirnya. Penelitian
selalu dimulai dengan mengidentifikasi masalah yang hendak diteliti. Masalah itu
biasanya didahului dengan pertanyaan reflektif tentang isu-isu yang sedang hangat
dan kontroversial dan menuntut adanya jawaban dan pemecahannya.
Kata metode dan metodologi saling dicampur
adukkan dan disamakan padahal keduanya memiliki arti yang berbeda. “kata Metodologi
berasal dari kata Yunani “Methodologia”
yang berarti Teknik atau prosedur, metodologi sendiri merujuk kepada alur pemikiran
umum dan menyeluruh dan gagasan Teoretis suatu penelitian. Sedangkan kata Metode
menunjuk pada Teknik yang digunakan dalam penelitian seperti survey, wawancara
dan observasi”.[3]
Semiawan,
memberi perbedaan pada teknis pelaksanaan dan penerapan untuk kata ‘Metode’ dan
‘Metodologi’. Metodologi lebih menitiberatkan kepada serangkaian tata cara pelaksanaan,
sedangan metode itu sendiri lebih condong kepada cara yang digunakan untuk melakukan
penelitian.
Metode penelitian secara umum dimengerti
sebagai suatu kegiatan ilmiah yang yang dilakukan secara bertahap dimulai dengan
penentuan topik, pengumpulan data dan menganalisis data, sehingga nantinya diperoleh
suatu pemahaman dan pengertian atas topik gejala dan isu tertentu. Dikatakan bertahap
karena kegiatan ini berlangsung mengikuti suatu proses tertentu sehingga ada
langkah-langkah yang perlu dilalui secara berjenjang sebelum melangkah pada
tahap berikutnya.[4]
Semiawan,
menambahkan dalam ulasannya bahwa, metode penelitian memiliki sederatan proses yang
harus diperhatikan. Tidak ada langkah ketiga tanpa langkah kedua sebaliknya
langkah kedua sangat bergantung kepada langkah pertama. Tiap langkah yang
dilakukan dalam sebuah penelitian ini membawa dampak yang signifikan dan hasil yang
menentukan pada akhirnya.
Jadi,
tujuan penelitian adalah karena adanya sesuatu yang akan ingin untuk diuji dan
diselidiki supaya mengetahui kebenaran dari sesuatu yang sedang diteliti atau diselidiki.
Dalam hal ini, tujuan peneliti melakukan penelitian adalah: Pertama,
untuk mengevaluasi secara teoretis
mengenai metode penginjilan dari tim misi PUFST selama ini. Kedua, untuk mengevaluasi secara teoretis
mengenai metode peningkatan penjangkaun jiwa-jiwa baru. Ketiga, untuk mengevaluasi secara teoretis mengenai metode yang dapat
meningkatkan kualitas kehidupan rohani, orang-orang di suku Ketengban.
[1]Tim Penyusun KBBI, Set adalah: bagian permainan yang tertentu waktu atau hitungannya; babak. Atau bagian tententu dalam suatu hal.
[2]Moh. Nazir, Metode
Penelitian, (Jakarta: Ghalia Indonesia, 2009), 24.
[3]Conny R. Semiawan, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: Grasindo, 1990), 98.
[4]Ibid., 3.
Komentar
Posting Komentar