Pengertian Kualitas Rohani


Pengertian Kualitas Rohani

Dawney, menyatakan bahwa kualitas rohani adalah “kehidupan yang bersih dari segala hal buruk, dalam menjalani kehidupan yang bersih pasti akan menciptakan kualitas rohani dengan sukacita yang sejati, kualitas rohani sejati hanya bisa ditemukan di dalamKristus, karena mengalami perubahan hidup oleh anugerah-Nya”.[1]
Menurut Frankl, menyatakan bahwa,
Kualitas rohani merupakan setiap tindakan yang dilakukan bernilai bagi diri dan bagi orang lain. Serta suatu hal yang dianggap penting oleh seseorang, dirasakan berharga, diyakini sebagai sesuatu yang sangat besar, dan dapat memberikan nilai khusus bagi seseorang, juga dapat dijadikan tujuan hidup. Dianggap penting, benar dan didambakan serta memberikan nilai khusus bagi seseorang. Kualitas Rohani bila berhasil ditemukan dan dipenuhi akan menyebabkan kehidupan ini dirasakan demikian berarti dan berharga. Pengertian mengenai Kualitas Rohani menunjukkan bahwa di dalamnya terkandung juga tujuan hidup, yakni hal-hal yang perlu dicapai dan dipenuhi”.[2]

Jadi, Peneliti menyimpulkan bahwa, Pengertian Kualitas Rohani adalah setiap tindakan yang dilakukan bernilai bagi diri sendiri dan bagi orang lain. Kualitas Rohani sejati hanya dapat ditemukan di dalam Kristus, karena mengalami perubahan hidup oleh anugerah-Nya. Setelah Tuhan mengubahkan semua tindakan dan tutur kata sesuai dengan kehendak-Nya, maka kehidupan orang tersebut akan berubah dan kualitas rohani dalam kehidupannya pun akan lebih baik dari sebelumnya.
Dari kualitas rohani ini dapat menampilkan keterampilan hidup yang baik, sebab dalam kehidupan bermasyarakat setiap orang sangat dibutuhkan keterampilan hidup untuk melakukan suatu pekerjaan, agar bermanfaat bagi banyak orang, baik di dalam keluarga maupun pekerjaan dalam komunitas bermasyarakat. Apabila seseorang memiliki keterampilan hidup yang tepat sesuai kebutuhan atau situasi dan kondisi setempat, akan memudahkan seseorang untuk berkarya. Karyanya akan dinikmati oleh banyak orang dan secara otomotis kehidupannya menjadi berguna bagi banyak orang.


[1]Murray W. Dawney, Cara-Cara Memenangkan Jiwa, (Bandung: Kalam Hidup, 1957), 5.
[2]Viktor E. Frankl, Man’s Search for Meaning (New York: Washington Press Publication, 1984), 52.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEMA-TEMA DALAM KITAB PL

Metode Penjangkauan Jiwa

Metode Penginjilan Yang Relevan di Suku Ketengban, Papua