Metode Pelayanan di Suku Ketengban


Pelayanan Dengan Memberi Memotivasi Iman Percaya Mereka

Pelayanan dengan memberikan motivasi iman percaya mereka, sebab penduduk setempat masih terisolir dan terbelakang, maka perlu untuk diperhatikan dengan baik. Diberikan motivasi, arahan, dorongan, nasihat, bimbingan dan pemahaman kepada mereka yang sudah percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat supaya mereka tetap teguh di dalam satu iman dan tetap menuruti segala perintah-Nya.

Peneliti dan tim misi PUFST, sedang dan akan berusaha untuk melakukan beberapa hal penting dalam memberikan atau membangun motivasi iman percaya penduduk setempat adalah sebagai berikut:
a)     Memberikan pemahaman, iman percaya mereka, mengenai Allah sebagai sang pencipta langit bumi dan segala isinya. Karena pengetahuan mengenai Tuhan sangatlah terbatas, bagi orang-orang yang ada di suku Ketengban. Karena belum ada yang mengajarkan tentang Allah dengan tepat dan benar.
b)       Memberikan motivasi dan nasihat, serta pemahaman mengenai Tuhan Yesus Kristus dan karya-karya-Nya yang besar bagi penebusan dan keselamatan manusia supaya mereka tidak meninggal Tuhan dan kembali kepada cara hidup lama yaitu menyembah segala macam jenis berhala.
c)       Memberikan motivasi dan memberikan dorongan bahkan semangat kepada orang-orang yang ada di suku Ketengban yang sudah diajarkan firman Tuhan supaya tetap mengandalkan Roh Kudus sebagai penolong yang sejati bagi setiap orang percaya, agar iman mereka tetap di dalam Tuhan Yesus Kristus serta mempraktikkan Firman Kristus dalam kehidupan mereka masing-masing.
d)       Memberikan pendampingan dalam belajar iman percaya mereka, supaya tetap dijalan yang benar, yaitu iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Mengasihi Allah dengan cara menuruti perintah-Nya, dan menjahui larangan-Nya.
e)          Memberikan pemahaman dan motivasi iman mereka dengan mengajarkan supaya mereka menuruti perintah Tuhan adalah: datang beribadah kepada-Nya, memuji dan menyembah-Nya, merenungkan Firman-Nya, mengasihi sesama manusia, saling memaafkan sesama manusia, dan lain sebagainya.
f)      Memberikan pemahaman mengenai iman mereka kepada Tuhan, supaya dapat menjahui segala larangan Tuhan adalah: meninggalkan penyembahan berhala, seperti mendatangi di gua-gua, di gunung-gunung dan di hutan-hutan untuk melakukan ritual, sebagai tanda menyembah kepada roh-roh yang mereka iman sebagai pencipta dan penolong mereka.  

Kerinduan peneliti dan tim misi PUFST, supaya dapat mengarahkan, memotivasi dan menasihati orang-orang yang ada di suku Ketengban, supaya dapat melibatkan Tuhan dalam segala hal. Karena tanpa Tuhan tidak ada seorang pun yang mampu melakukan segala hal dengan kekuatannya sendiri. Contohnya adalah seperti kehidupan jemaat mula-mula, dari lahirnya jemaat mula-mula sampai dengan jemaat masa kini adalah Allah yang mendirikan dengan inisiatif-Nya, dan Ia berkarya dalam perkembangan jemaat-Nya.

Jadi, dalam membangun suatu pelayanan penginjilan yang baru dimulai, maupun pelayanan penginjilan yang sudah lama, baik dari pertumbuhan jemaat, dan perkembangan jemaat, lahirnya jemaat mula-mula sampai dengan jemaat masa kini adalah sepenuhnya pekerjaan Allah dan Roh Kudus-Nya melalui orang-orang percaya dengan cara pelayanan penginjilan di dunia ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEMA-TEMA DALAM KITAB PL

Metode Penjangkauan Jiwa

Metode Penginjilan Yang Relevan di Suku Ketengban, Papua